
MATARAM — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) 6–7 September 2025 mendatang akan menjadi momentum penting untuk melahirkan kepengurusan baru yang lebih segar. Salah satu fokus utama dalam Musda kali ini adalah memberikan ruang lebih besar kepada kader muda untuk memperkuat struktur partai di tingkat daerah.
Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai DPW PKS NTB, Dr. TGH. Lalu Patimura Farhan, M.HI menuturkan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan keniscayaan dalam sebuah organisasi politik, terlebih bagi PKS yang menekankan keseimbangan antara pengalaman dan semangat baru.
“PKS melihat kader muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi. Mereka tidak hanya enerjik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan perubahan sosial,” jelasnya
Ia menambahkan, penguatan peran anak muda dalam struktur kepengurusan juga diharapkan bisa menghadirkan program-program yang lebih dekat dengan generasi milenial dan Gen Z, sehingga PKS semakin diterima di kalangan luas.
“InsyaAllah melalui Musda ini akan lahir formasi kepemimpinan yang lebih variatif, memadukan kader senior yang berpengalaman dengan kader muda yang penuh ide segar. Kolaborasi inilah yang akan memperkuat soliditas PKS di NTB,” ujarnya.
Musda PKS NTB selain melantik pengurus baru periode 2025–2030 juga akan merumuskan arah kebijakan partai di daerah, termasuk strategi pemenangan Pemilu 2029.
Dengan masuknya lebih banyak kader muda dalam struktur, PKS optimis dapat meningkatkan daya saing politik sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda NTB.