MATARAM — Dalam rangka penolakan impor bawang putih guna mendorong produksi bawang putih lokal dan membantu perekonomian Petani lokal, pemerintah provinsi NTB, melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB turut berpartisipasi dalam Gebyar Bawang Putih Nusantara
Giat yang berupa pemecah rekor muri uleg sambal bawang putih terbanyak ini, juga merupakan rangkaian kegiatan HUT NTB ke-64. Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati mengutarakan bahwa kita harus mampu membela petani bawang lokal kita.
“Kita memang harus melakukan pembelaan ini dengan melakukan pembelian dan hari ini, kita sama-sama hari ngulek bareng sambal bawang putih. Semoga bisa kita siarkan kembali ke teman-teman yang lain,” ujar Bunda Niken sapaan Ketua TP PKK NTB.

Lebih jauh, kualitas bawang putih di NTB sendiri sangat baik, bahkan Lombok Timur menjadi salah satu sentra bawang putih terbesar di Indonesia.
“Kita juga salah satu produsen penghasil bawang putih, yang sebenarnya cukup banyak dan sebenarnya dari segi rasa juga tidak kalah enaknya,” ucapnya saat menyampaikan sambutan di Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, (2/12)


